Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, chingu-deul!
Aku emang belum sepenuhnya move dari korea, terutama dari drama. Nah di part ini aku mau cerita pengalaman menonton.
Genre dalam sebuah cerita itu penting banget. Tanpa adanya genre kita mana tau ceritanya mau dibawa kemana. Penulis bisa memakai lebih dari satu genre ketika membuat cerita. Seperti penggabungan romance-komedi, romance-horror, crime-horror, crime-thriller, crime-komedi, dll.
Sekarang kalo mau nonton drama atau film biasanya aku mendahulukan nonton yg genrenya crime, lalu komedi, dan terakhir baru romansa. Setelah muak melihat pembunuhan2 sadis, obatnya adalah komedi dan romansa. Karna apa yg kita tonton atau dengar atau baca itu sangat bisa mempengaruhi pola pikir kita pada saat itu juga. Maka mengkonsumsi cerita bergenre crime terlalu lama atau terlalu sering melihat psikopat beraksi bisa mengubah kita juga. Waw.
Nah genre2 ini secara garis besar dalam cerita biasanya punya pola yg sama. Kita bahas satu2 yuu (ini berdasarkan dari genre2 yg biasa aku tonton).
1. Romansa
Cinta gak akan ada abis2nya dan gak akan ada bosen2nya diangkat dalam sebuah cerita. Kalo di drama korea aku perhatiin polanya begini:
"Ketemu tiba2/emang udah sering ketemu (kaya teman dekat) => jadi sering ketemu (hampir tiap hari) => pendekatan gak sengaja => karna suatu hal jadi tinggal serumah/nginep bareng => jadian/nikah"
Makanya kalo keseringan nonton romansa jadi malah suka bosenan. Ketebak juga. Biasanya mau ambil aman, penulisnya bikin endingnya jadi bahagia. Karna kalo gak happy ending udah abis dihujat para penonton on-going.
2. Komedi
Agak susah ditebak sih alur cerita komedi, karna biasanya komedi disandingkan sama genre yg lain dan komedinya jadi second genre gitu. Kalopun komedinya yg utama dan diiringi sama romansa dan family atau youth, maka romansanya gak bikin eneg gitu loh. Rekomen dari aku drama komedi ada Reply series (응답하라), Laughter in Waikiki (으라차차 와이키키). Sama ada drama genre crime-komedi judulnya Squad38 (38 사기덩대), komedinya ada diselipin diantara aksi2 heroik mereka memberantas para mafia pajak. Idenya brilian banget sih menurut aku, karakter utamanya seorang penipu gitu. Pokoknya rekomen lah.
3. Crime
Genre favoritku. Bahkan crime disandingkan sama dark/melodrama/legal/horror/thriller tetep terbaik sih. Polanya:
"Kasus 1 : pembunuhan => kasus 2 : pembunuhan => ... dst"
Dan ternyata pembunuhan berantai. Pelan2, semakin kasusnya nambah maka semakin keliatan dan kecium tuh siapa pembunuhnya. Juga biasanya si pembunuh dilindungin sama penguasa karna dia pewaris grup atau pejabat pemerintahan.
Mereka semua ngebunuhin orang biasanya karna udah sakit mental aja alias psikopat. Dan alat yg mereka pake buat ngebunuh, cara nyiksa korban, dan bentukkannya korban pas udah mati, menjadi ciri khas si psiko banget.
Rekomen drama crime dari aku Signal (시그널), Voice (보이스), Tunnel (터널).
Crime juga ada yg polanya gak kaya di atas. Tapi intinya setiap drama crime pasti ada penjahat besar yg dikejar yg punya kuasa besar untuk mengendalikan banyak pihak.
4. Horror
Baru2 ini sih rasanya production house di korea memproduksi drama bergenre horror penuh. Polanya mirip sama crime, episodenya diisi dengan penyelesaian kasus2. Dulu aku pernah nonton drama yg romansa-horror. Horrornya asa pas diawal aja. Lama2 makhluk2nya gak serem lagi karna dikemas biar gak nyeremin emang.
Rekomen drama horror dari aku Hand: The Guest (선), sama The Priest. Ceritanya ttg possession gitu dan tiap kasusnya diakhiri dengan aksi eksorsis.
5. Fantasi
Genre ngawur sih ini menurutku 😂 tapi kadang bagus juga ya. Fantasi yg aku tonton kebanyakan dikombinasi sama romansa, maka auto polanya sama. Fantasinya jadi bumbu pelengkap romansa aja sih biasanya.
Lain halnya di film2 jepang nih. Fantasi biasanya dikombinasi sama action. Maka gak heran pemerannya fokus pada bagaimana mengendalikan keadaan dan menghancurkan musuh.
Kayanya segini dulu deh ya 😁
Seeya~
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh^^
Note: aku cuma share, kalo gak baik gak usah diambil rekomen2nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar